PostHeaderIcon Pererat Hubungan Pangdam V/Brw Silaturohmi Ke Forkopimda Madiun

 

Madiun, Dalam rangka mempererah hubungan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman mengadakan silaturahmi dengan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) wilayah Kabupaten/Kota Madiun, di pendopo Graha Muda Kabupaten Madiun jl. Alon-Alon Utara Madiun. Selasa(21/11/17)

 

Rombongan Pangdam yang didampingi beberapa Asisten Kodam, Kasrem 081/DSJ Letkol Inf Jemz Andre Ratu Edo, S.Sos yang diterima Bupati Madiun, H. Muhtarom, Walikota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto dan jajaran Forkopimda

Dalam sambutannya, Bupati Madiun H. Muhtarom, mengatakan, konsolidasi antar Forkopimda dibawah bimbingan Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Madiun, sangat solid dan harmonis serta Tidak ada sesuatu yang tidak bisa diselesaikan dengan kebersamaan. Satu bulan dua kali, kita dari jajaran Pemda, TNI, POLRI menggelar kerja bhakti bersama dalam BST. Meski begitu kita tidak ada intervensi pada tugas masing-masing.

Walikota Madiun, H. Sugeng Rismiyanto, yang juga memberikan sambutan meminta kepada insan media yang hadir di acara acara silaturahmi ini, untuk memberitakan hal-hal yang positif. Media harus proporsional, biar berimbang. Kalau ada acara yang guyub rukun seperti ini, ya diberitakan bisa menjadi tauladan.

Dihadapan Pangdam, Sugeng juga menyampaikan jika wilayah Kota Madiun hanya terdiri dari tiga kecamatan dengan 27 kelurahan. “Kondisi Kota Madiun sangat kondusif berkat kerjasama antara TNI, POLRI dan Pemda. Karena itu kami wajib mengucapkan terima kasih kepada jajaran Kodam V Brawijaya dan Polri,” tambahnya.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman sebagai pejabata baru memperkenalan diri, karena menurut beliau tak kenal maka tak saying.

Selain itu Pangdam juga mengatakan, kekuatan republik ini, kekuatannya tinggal satu. Yakni gotong royong. “Mampu tidak kita menggalang gotong royong sampai kapanpun. Kalau kita mampu menggalang gotong royong, kita bisa mencapai kemajuan dan Indonesia akan terus terjaga,” kata Mayjen TNI Arif Rahman.

Menurutnya lagi, filosofi gotong royong mempunyai makna yang luar biasa. “Jadi, ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Suatu yang sangat mendalam maknanya,” pungkas mantan Gubernur Akmil.(pen81)

 

Last Updated (Tuesday, 21 November 2017 21:21)

 
Banner