PostHeaderIcon Babinsa Ramil 0801/03 bersama, Babinkamtibmas dan masyarakat Pasang Tanda bahaya di Jembatan Amblas Desa Gayuhan kec. Arjosari

 

ARJOSARI- Karena derasnya arus air mengakibatkan jembatan Ds. Gayuhan di sebelah barat tergerus dan megalami lubang besar hampir separuh, kondisi aspal masih menggantung, yang mengakibatkan jalur yang menghubungkan Desa Gayuhan ke Ds. Karangrejo terhambat, sehingga kendaraan roda 4 tidak bisa melintas, sedangkan kendaraan roda 2 masih bisa melintas amun dengan hati-hati.

 

Kejadian berawal sejak siang hari sampai dengan malam hari kemarin (25/01/2018) wilayah Arjosari diguyur hujan lebat sehingga air sungai Grindulu meluap ke jalan di Dsn Krajan Ds Gayuan, dan volume air semakin tinggi dan deras sehingga jembatan Ds Gayuhan di sebelah barat tergerus dan megalami lubang besar hampir separuh.

Atas kejadian tersebut akses menuju Pemandian air hangat Tirta Husada yang terletak di desa Karangrejo, Kecamatan Arjosari atau 15 km arah utara Kota Pacitan tak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun lebih. adanya kondisi tersebut, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan mengimbau wisatawan untuk mengalihkan tujuan ke destinasi wisata lain di Pacitan.

Dia mengatakan bahwa jalur menuju ke pemandian terbesar di Pacitan tersebut tak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih karena tergerusnya pondasi jembatan Gayuhan akibat banjir. “Untuk destinasi lain terpantau masih aman dan bisa dikunjungi, mohon untuk disebarluaskan kepada rekan biro wisata, tour leader dan guide yang lain,”katanya.

Informasi yang dihimpun jembatan di desa tersebut mengalami amblas setelah terjadi hujan lebat yang mengakibatkan banjir pada kurun waktu Rabu malam hingga kamis dini hari. Amblasnya jembatan tersebut menyebabkan lubang besar sampai setengah, kondisi aspal masih menggantung. akibatnya, kendaraan roda empat atau lebih dipastikan tidak bisa lewat. Sementara kendaraan roda dua bisa melewati dengan sangat hati-hati. Untuk sementara, jalur alternatif menuju ke Desa Karangrejo atau sebaliknya bisa dialigkan melewati Dusun Gawang, Desa Sedayu.

Adanya kondisi tersebut anggota Babinsa Ramil 0801/03 bersama, Babinkamtibmas dan masyarakat memasang Tanda bahaya mengingat hujan saat ini masih terus turun dimungkinkan kerusakan akan semakin parah.(dim01)

 

Last Updated (Friday, 26 January 2018 01:44)

 
Banner