PostHeaderIcon Pasi Inteldim 0806/Trenggalek hadiri Peringantan Hari Kebangkitan Nasional ke 109

 

Trenggalek. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Pemkab Trenggalek menyelenggarakan Upacara Bendera yang dipusatkan di Alun-alun Kota Trenggalek dan Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Karangsoko Trenggalek, bertindak sebagai Irup Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc. Senin (22/5/2017).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Emil Elistianto Dardak, Bupati Trenggalek, Kompol Kuswara Wakapolres Trenggalek., M. Topik, Kasi Intel Kejari Trenggalek, Kapten Inf Haryoto, Pasi Intel Kodim 0806/Trenggalek beserta Pa Staf Kodim 0806/Trenggalek, SKPD Kab. Trenggalek dan Tamu undangan.

Dlm amanatnya Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc mengajak seluruh warga masyarakat untuk pupuk persatuan dan kesatuan di Hari Kebangkitan Nasional.

Kebangkitan Nasional merupakan momentum di mana rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran Nasional sebagai satu kesatuan Negara Indonesia. Awal kebangkitan bangsa ini selalu diperingati rutin setiap tanggal 20 Mei.

Dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-109 tahun 2017 ini Pemerintah RI mengambil tema "Pemerataan Pembangunan Nasional Sebagai Wujud Kebangkitan Nasional".

Masa Kebangkitan ini ditandai oleh dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo 20 Mei 1908 maupun Ikrar Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, yang menyatukan bangsa untuk bertanah air, berbangsa dan berbahasa satu Indonesia. Padahal Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki beragam suku bangsa, ras, maupun bahasanya.

Berdirinya organisasi Boedi Oetomo sekitar 109 tahun lalu, disebut sebagai salah satu tonggak penting persatuan dan kesatuan rakyat Indonesia dalam entitas sebuah bangsa.

Boedi Oetomo menjadi cikal bakal tumbuhnya nasionalisme Indonesia yang membakar seluruh jiwa rakyat untuk mencapai kemerdekaan.

Kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan secara jelas tercantum dalam anggaran dasar Boedi Oetomo, meskipun kala itu masih terbatas untuk masyarakat Jawa dan Madura.

Sepenggal kalimat dalam sambutan kegiatan ini "Kebangkitan Nasional akan berarti bilamana tidak ada anak bangsa yang tercecer dalam gerbong Kebangkitan ini", memiliki arti mendalam yang perlu ditekankan dan diwujudkan.(dim06)

 

Last Updated (Monday, 22 May 2017 14:37)

 
Banner