PostHeaderIcon Kodim 0808 Blitar Permahir tendangan dalam bela diri Yongmoodo

 

Blitar, Yong Moodo adalah seni beladiri yang dipelajari oleh militer khususnya Angkatan Darat, bela diri yang berasal dari korea ini sengaja dipelajari oleh TNI disebabkan setiap gerakannya sudah sangat ampuh dalam mematahkan pertahanan lawan.

 

Pagi ini kamis (19/01/17) bertempat di halaman Makodim 0808/Blitar dibawah pelatih Pelda Suryanta selaku Bati Ops, melaksanakan latihan yong moodo yang didahului dengan pemanasan senam winchun dan lari jalanan sehingga tubuh terasa segar dalam melaksanakan kegiatan berikutnya. mungkin sebagian anggota banyak lupa tentang gerakan-gerakannya, sehingga pelatih harus lebih aktif dalam memberikan materi utamanya tentang jenis pukulan diantaranya jumok barociki pukulan atas, sewociki, jumokdolio ciki pukulan melingkar, oliojumokciki pukulan apperkat, sedangkan untuk tendangan yang diajarkan hari ini salah satunya yaitu appchagi tendangan miring ke sasaran, Oliochagi tendangan disertai ayunan kedepan, Doliochagi tendangan melingkar kedalam, Up dwidolio Chagi tendangan melingkar sedangkan Up Dwichagi tendangan kebelakang, jenis gerakan tendangan ini banyak dilakukan pengulangan oleh pelatih dikarenakan gerakan tendangan perlu perhatian khusus dalam olah seni bela diri yongmoodo.

Seni beladiri yang sudah sekian lama dipelajari oleh kodim Blitar ini, seluruh anggotanya rata rata sudah mencapai sabuk biru, dan nantinya dalam waktu dekat akan diadakan ujian ke sabuk coklat kata pelda Suryanta, yang telah terlebih dahulu menyandang sabuk hitam.

Ditambahkan oleh Pelda Suryanta setelah mencapai sabuk coklat nantinya para anggota harus melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu sabuk merah baru setelah mencapai sabuk tersebut, nantinya final mencapai sabuk hitam yang ujiannya akan diadakan di Kodam (Surabaya) dibawah pengawasan pelatih atau senior team bela diri yoong moodo, sehingga setiap gerakannya akan terpantau langsung dan bila melaksanakannya elek2an akan atau tidak sesuai dengan standart maka akan diadakan her ulang atau dinyakatakan tidak lulus begitu tegas pelda Suryanta yang sudah setahun lebih menyandang sabuk hitam.

Latihan selama dua jam dengan terik panas yang menyengat badan ini, diakhiri dengan gerakan yonghoobok yaitu gerakan pernafasan dengan tujuan agar badan setelah berlatih capek/lelah dapat pulih kembali, dengan gerakan tersebut kelenturan dari tubuh seseorang kembali fresh sehingga rasa segar dan sehat di badan dapat dinikmati hasilnya, dari latihan tersebut walau sebelumnya badan mengalami kelelahan. (her)

 

Last Updated (Friday, 20 January 2017 01:43)

 
Banner